Tips Mengelola Stok dalam Penyimpanan Gudang untuk Menjaga Kualitas Barang

Senin, 02 November 2020

Tips Mengelola Stok dalam Penyimpanan Gudang untuk Menjaga Kualitas Barang
Gudang adalah bagian penting dari perusahaan. Dengan sistem pengelolaan gudang yang baik dan benar, perusahaan dapat lebih mudah mencapai target pelayanan terbaik untuk konsumen dengan biaya yang terendah. Hal ini hanya mungkin dilakukan apabila sistem pengelolaan gudang yang ada mampu memberikan informasi faktual dan aktual dari stok, termasuk status dan kondisi fisiknya.

Sistem pengelolaan gudang, sederhananya, adalah tatanan pengelolaan gudang dan distribusi stok di dalamnya, yang mencakup aktivitas menerima, menyimpan, dan mengeluarkan barang. Tentu terdengar mudah. Padahal di antara ketiga aktivitas utama itu, ada banyak aktivitas lain guna memastikan kualitas barang tetap terjaga saat stok ingin digunakan oleh perusahaan, atau saat stok ingin didistribusikan. Kali ini, kita akan membahas bagaimana menyimpan stok agar kualitasnya tetap terjaga.

1. Mendesain dan Menaati Layout Gudang

Stok dapat sangat beragam jenis, bentuk, ukuran dan warnanya yang ditandai dengan kode pada label. Oleh karena itu, dibutuhkan layout sebagai panduan pembagian area gudang untuk setiap kode stok tertentu.

2. Menggunakan Kemasan yang Sesuai dan Berkualitas

Terkadang menempatkan stok pada kardus saja belum tentu cukup. Ada kemungkinan, beberapa stok membutuhkan tambahan sterofoam dan bubblewrap saat pengemasannya ke dalam kardus.

3. Menggunakan Rak/Palet Terbaik

Palet menjadi penopang beban dari banyak stok sekaligus. Untuk itu, kekuatan palet menjadi kunci keamanan stok. Pastikan palet yang dipilih terbuat dari kayu terbaik untuk pemakaian hemat dalam jangka panjang. Bahkan saat ini, mulai dikenal penggunaan palet plastik yang patut dicoba.

4. Menggunakan Jala/Jaring Dibalik Rak

Tidak menutup kemungkinan, gempa bumi dapat berdampak pada stok Anda yang bertumpuk tinggi. Antisipasi kemungkinan terburuk, dengan memberikan jala/jaring di belakang rak untuk menahan beban stok dan mencegahnya jatuh.

5. Memperhatikan Penyusunan Barang Menumpuk

Mungkin sudah biasa untuk meletakkan stok besar dan berat di rak bagian bawah, dan stok kecil dan ringan di rak bagian atas. Hanya saja, mulailah juga memperhatikan beberapa stok mungkin dapat menimbulkan reaksi kimia dengan stok lainnya yang akan mempengaruhi kualitas. Jaga jarak aman untuk jenis-jenis stok seperti ini.

6. Memisahkan Stok Lama dan Baru

Pada industri pangan, bahan baku biasanya memiliki kadaluarsa. Dengan memisahkan stok lama dan baru, Anda telah mempermudah memastikan stok tidak akan berkondisi buruk saat akan digunakan.

7. Memperhatikan Kebersihan Stok dan Gudang secara Berkala

Biasakan membersihkan gudang dalam skala harian, mingguan, bulanan dan semesteran. Setidak-tidaknya bersihkan area lantai dan vacuum area palet di akhir setiap proses produksi. Dan inspeksi apakah ada genangan air, jamur atau tanda-tanda hama setiap harinya.

8. Tidak Menyimpan Barang Berbahaya Tanpa Ijin

Ada alasan mengapa ada regulasi untuk tidak menyimpan barang-barang tertentu di gudang. Hindari resiko menyimpan bahan-bahan kimia bersifat korosif dan eksplosif.

Inilah 8 tips yang dapat diterapkan guna memastikan kualitas stok tetap terjaga. Ada banyak faktor selama proses penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran stok yang dapat mengurangi atau merusak kualitasnya. Untuk meminimalisir hal tersebut, terapkan tips-tips di atas sekaligus membagi divisi-divisi khusus untuk setiap aktivitas seperti divisi khusus pengambilan stok dari rak ke zona pengepakan, divisi khusus pengepakan, divisi khusus persiapan pengiriman, etc. Ini akan mempermudah menelusuri asal kesalahan apabila ada kerusakan stok akibat kesalahan manusia.