Ketahui 5 Perubahan Operasional Gudang Penyimpanan Pasca Covid-19

Kamis, 26 Agustus 2021

Ketahui 5 Perubahan Operasional Gudang Penyimpanan Pasca Covid-19
Saat ini pandemic covid-19 telah memberikan dampak buruk pada ekonomi serta bisnis di Indonesia. Namun sektor pergudangan masih mampu bertahan di tengah pandemi. Kebutuhan akan gudang penyimpanan dipengaruhi oleh meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Sebuah bisnis perlu memiliki sebuah gudang yang tepat agar barang yang terdapat di dalamnya tidak mengalami kerusakan dan aman, misalnya gudang Karawang. Sehingga perlu memiliki pengelolaan yang tepat agar barang dapat terkontrol dengan baik tanpa mengurangi tingkat penjualan selama pandemi. Apabila Anda seorang pebisnis dan tidak mengetahui perubahan yang terjadi di dalam sebuah gudang penyimpanan maka akan sangat berdampak fatal pada bisnis Anda.

Baca Juga: 3 Tips Protokol Kesehatan Wajib di Gudang Penyimpanan

Perubahan Pada Operasional Gudang Penyimpanan Pasca Covid-19
  1. Meningkatnya Kebutuhan Gudang akibat Pertumbuhan E-commerce
    Pertumbuhan e-commerce semakin meningkat selama pandemi covid-19. Hal tersebut dapat dilihat dari kegemaran masyarakat yang menjadikan belanja online sebagai trend masa kini. Alhasil, penyediaan pergudangan semakin dilirik dan menjadi peluang baru di industri bisnis saat ini. Gudang penyimpanan memiliki peran yang penting untuk keberhasilan suatu e-commerce dalam menyimpan dan mengelola stok barang produksi sebelum didistribusikan ke konsumen. Oleh karena itu, kebutuhan gudang penyimpanan sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia.

  2. Peningkatan Ekspektasi Pelanggan Meningkatnya belanja online mendorong kebutuhan gudang penyimpanan yang semakin besar. Belanja online menjadi kegemaran masyarakat karena dinilai lebih aman selama pandemi. Selain itu alasan belanja online lebih digemari masyarakat karena lebih praktis dan pengiriman yang cepat. Hal ini berpengaruh terhadap perubahan operasional dalam pergudangan. Sebuah gudang harus memastikan barang produksi yang tersimpan terhindar dari kerusakan dan didukung oleh proses distribusi yang cepat untuk memenuhi ekspektasi pelanggan. Oleh karena itu, operasional dari gudang penyimpanan mengalami perubahan untuk mencapai ekspektasi pelanggan selama pandemi.

  3. Terciptanya Pasar Global yang Dinamis Pertumbuhan e-commerce terus mendorong permintaan gudang penyimpanan sehingga melahirkan peluang baru di industri bisnis selama pandemi. Kehadiran e-commerce memberikan angin segar terhadap pertumbuhan ekonomi selama Covid-19. Dengan dukungan infrastruktur teknologi, e-commerce mampu menciptakan keunggulan kompetitif dalam bisnis sehingga mampu menembus pasar global yang dinamis.

  4. Keprihatinan Lingkungan Permasalahan terkait lingkungan merupakan hal penting yang harus mendapatkan prioritas dan perhatian lebih. Aktivitas operasional pergudangan turut berkontribusi signifikan terhadap lingkungan. Hal ini didasari karena kegiatan operasional pergudangan berkontribusi besar untuk mengurangi jejak karbon, pengurangan konsumsi bahan bakar, dan pemborosan sumber daya melalui inovasi dan teknologi yang ramah lingkungan.

  5. Kenaikan Biaya dan Upah Kerja Sudah bukan rahasia lagi jika penerapan teknologi pada sebuah gudang bertujuan untuk mempercepat, meningkatkan, dan mempermudah operasional pergudangan. Namun pemanfaatan teknologi tentu memerlukan biaya yang lebih besar. Mulai dari biaya yang dikeluarkan untuk perawatan alat hingga upah tenaga kerja yang meningkat. Meningkatnya upah tenaga kerja dalam pergudangan bertujuan untuk memastikan tenaga kerja memiliki keterampilan dalam mengoperasikan teknologi sehingga menghasilkan kinerja yang optimal.