Tips Menata Stock di Gudang Yang Dapat Meningkatkan Omset

Senin, 14 September 2020

Tips Menata Stock di Gudang Yang Dapat Meningkatkan Omset
Sebuah perusahaan yang sedang berkembang akan senantiasa menghadapi tantangan yang salah satunya adalah pengelolaan stok barang. Semakin banyak stok barang yang disimpan di gudang, pengelolaan harus dijalankan profesional. Urusannya bakal pelik dan kompleks jika stok terdiri dari barang-barang kecil yang jumlahnya mencapai ribuan dan bahkan lebih. Punya banyak stok barang pastinya bagus untuk perkembangan bisnis. Omset diharapkan meningkat setiap periode pemasaran. Namun, tujuan tersebut hanya dapat diwujudkan melalui tata kelola gudang yang tepat.

Pendataan Stok Barang

Semua barang yang akan disimpan dalam gudang wajib didata. Semua? Ya, tanpa kecuali. Oleh karena itu, tanggung jawab pendataan barang dalam gudang seharusnya diberikan kepada orang yang punya kemampuan mencatat akurat baik secara manual ataupun memakai perangkat teknologi. Input dan output wajib dipantau dan dicatat oleh petugas yang berwenang atas tugas ini.

Tujuan melakukan cara ini adalah mengetahui data akurat stok barang supaya dapat menyusun target pemasaran di periode berikutnya. Ada perusahaan yang menerapkan sistem pre-order sehingga data barang yang masuk juga dicatat dan disimpan sebagai stok. Mekanisme pendataan stok barang yang akurat niscaya akan memudahkan proses distribusi dan pemasaran.

Perkiraan Stok Barang Tersedia Per Periode

Langkah setelah melakukan pencatatan dan penyimpanan data stok barang dengan akurat adalah melakukan forecast alias perkiraan stok barang available. Berapa jumlah item yang disimpan dalam periode sekarang? Lalu, berapa kira-kira stok barang yang akan dibutuhkan pada periode berikutnya?

Metode ini akan semakin terasa kompleks jika jenis barang yang disimpan dalam gudang terdiri dari bermacam ukuran dan jenis. Prosesnya cenderung lebih panjang dan sulit karena yang mesti ditentukan adalah jumlah per item. Perkiraan stok barang yang tersedia di periode berikutnya akan membantu Anda mewujudkan target pemasaran yang rasional. Perusahaan juga tidak akan terbebani oleh resiko overload di gudang karena semua sudah diperhitungkan secara cermat.

Sebelum Disimpan, Cek Barang

Sebelum melakukan penyimpanan di masing-masing tempat, pastikan untuk selalu mengeceknya. Caranya dilakukan sebelum memberikan kode atau tanda di masing-masing item. Manfaatnya adalah membantu menemukan apakah ada item yang rusak atau catat. Jadi, semua stok di dalam gudang tersebut akan terjamin keamanannya, sehingga kelak tidak akan menimbulkan dampak penjualan yang merugikan konsumen.

Pengecekan barang secara teliti dapat dipercayakan kepada orang yang punya kemampuan di bidang itu. Jika menemukan item-item yang rusak, kumpulkan di tempat lain dan pastikan ada catatan atau keterangan yang mudah dipahami.

Menyematkan Label di Setiap Item

Proses penjualan barang akan sangat terbantu jika ada kode atau label khusus yang disematkan. Penggunaan kode atau label akan memudahkan penataan dan pengelolaan semua barang di dalam gudang. Sistem penyematan label atau kode dapat disesuaikan standar, mulai dari jenis barang, ukuran, atau kategori lainnya.

Manfaat lain dari penggunaan label di setiap item adalah memudahkan proses transaksi, yakni saat penjual mengambilkan barang sesuai kategori yang dibutuhkan pembeli. Citra perusahaan atau merek barang tersebut akan positif di mata semua pembeli karena sistem labelling yang profesional.

Memisahkan Stok Baru dan Lama

Selalu pisahkan stok baru dan lama di dalam gudang. Jangan sampai kedua jenis barang itu tercampur dalam satu tempat. Sediakan tempat khusus untuk memudahkan pengelolaan barang.

Itulah beberapa tips menata stok gudang yang dapat meningkatkan omset. Silakan terapkan tips-tips di atas untuk mengembangkan bisnis Anda lebih profesional.