Ketahui Lebih Lanjut Perbedaan Metode Persediaan Stok Barang Gudang FIFO, LIFO, FEFO dan Average

Selasa, 19 Januari 2021

Ketahui Lebih Lanjut Perbedaan Metode Persediaan Stok Barang Gudang FIFO, LIFO, FEFO dan Average
Apa yang Anda pikirkan jika mendengar kata usaha atau bisnis? Jika Anda menjawabnya dengan keuntungan, tentu saja Anda tidak akan menjadi seorang pebisnis atau wirausaha yang sukses. Mengapa dapat demikian? Tentu saja karena mempunyai suatu bisnis tidak hanya soal untung saja, tetapi juga bagaimana cara untuk mengelola konsistensi bisnis tersebut secara baik dan sehat.

Keuntungan di dalam menjalankan suatu bisnis hanya dapat diperoleh jika Anda mampu untuk mengakomodir semua tanggung jawab. Contohnya saja gaji pegawai, kesehatan finansial sampai dengan pengelolaan stok. Stok sendiri sangat penting untuk diperhatikan karena jika terdapat kesalahan di dalam menghitung stok tentu saja akan mempengaruhi keuangan dalam bisnis yang Anda jalankan.

Di dalam dunia bisnis sendiri terdapat empat cara yang dapat dilakukan untuk pencatatan persediaan yang digunakan untuk mengelola suatu bisnis. Adapun beberapa metode tersebut adalah FIFO, FEFO, LIFO dan juga Average. Keempat metode tersebut banyak digunakan oleh para pebisnis, namun biasanya seorang pebisnis hanya dapat memilih satu metode yang tepat saja.

Lalu, apa saja perbedaan dari keempat cara atau metode tersebut? Inilah beberapa perbedaan yang dapat Anda ketahui:

Metode Persediaan Stok Barang FIFO

FIFO sendiri adalah singkatan dari First In First Out yang merupakan suatu metode suatu barang yang pertama kali masuk harus pertama kali dijual atau dikeluarkan. Dengan demikian, pencatatan dari persediaan yang ada di dalam laporan akan sama dengan stok yang terdapat di dalam gudang.

Untuk beberapa jenis dari usaha yang perlu menggunakan metode ini sendiri adalah kuliner ataupun minimarket. Beberapa bisnis tersebut mempunyai jangka waktu yang pendek sehingga akan mudah basi jika tidak segera dijual.

Metode ini memiliki kelebihan yaitu menghasilkan harga pokok penjualan rendah tetapi dapat memberikan hasil keuntungan kotor yang cukup tinggi.

Metode Persediaan Stok Barang LIFO

LIFO atau Last In First Out merupakan metode yang menjadi kebalikan dari FIFO, yaitu membuat produk yang dimasukkan terakhir harus dijual lebih dulu. Sedangkan, untuk produk yang pertama kali masuk akan dijual belakangan. Metode ini sendiri digunakan agar penataan barang lebih mudah.

Metode ini akan menguntungkan untuk para pebisnis karena dapat menghemat pengeluaran pajak saat terjadinya inflasi. Hal tersebut karena ketika inflasi tersebut terjadi, keuntungan yang akan dihasilkan menjadi lebih sedikit tetapi tidak mempengaruhi keuntungan operasi.

Salah satu contoh bisnis yang cocok menggunakan metode ini adalah penjual baju. Karena mereka akan menjual beberapa baju yang sedang tren terlebih dulu. Sedangkan, produk yang masuk di gudang pertama kali akan disimpan dan dijual saat kembali menjadi tren.

Metode Persediaan Stok FEFO

FEFO ini adalah First Expired First Out merupakan metode yang menjual produk jangka waktu kadaluarsa pendek harus dikeluarkan terlebih dulu. Pemilik usaha tidak perlu untuk memikirkan kapan produk tersebut masuk. Namun, kapan produk tersebut akan kadaluarsa. Dengan demikian, dapat saja menjual produk yang lama atau baru saja masuk.

Misalnya saja apotek, biasanya pemilik bisnis akan menjual obat yang memiliki masa kadaluarsa pendek terlebih dulu. Caranya adalah mereka menempatkan produk tersebut ke dalam urutan yang terdepan. Jadi, dapat dilihat para pelanggan yang datang ke apotek.

Metode Persediaan Stok Average

Merupakan metode rata-rata yang dapat digunakan untuk menghitung biaya dari unit persediaan. Cara untuk memperoleh metode tersebut dengan membagi biaya dari semua produk yang tersedia dalam gudang dengan unit yang ada untuk dijual. Untuk hasilnya adalah biaya rata-rata setiap unit produk yang akan dijual.

Jadi, penggunaan dari metode tersebut dapat disesuaikan dengan produk yang akan dijual sehingga akan membuat pengelolaan persediaan stok produk Anda dapat terorganisir dengan baik.